Daftar isi
Memiliki berat badan ideal adalah impian semua orang. Bagi banyak orang, BB ideal selalu identik dengan tubuh yang lebih sehat dan penampilan yang lebih menarik. Namun, mindset tersebut tak sepenuhnya benar, loh. Hati-hati! Bisa jadi kamu punya skinny fat meskipun BBmu sudah ideal.
Apa itu skinny fat? Apa risiko adanya skinny fat?
Yuk cari tahu tentang skinny fat agar kamu tak salah kaprah lagi tentang BB ideal!
Apa Itu Skinny Fat?
Skinny fat adalah istilah dimana tubuh memiliki BB normal, namun memiliki kadar lemak yang tinggi dan otot yang rendah. Kondisi ini juga memiliki banyak istilah seperti thin fat obesity, normal weight obesity, dan lain-lain. Sering terjadi miskonsepsi bahwa tubuh yang terlihat normal pasti lebih sehat daripada yang obesitas. Faktanya, hal ini tidaklah tepat. Bisa jadi seseorang yang tubuhnya terlihat normal itu memiliki skinny fat. Seseorang dengan kondisi ini juga memiliki lemak viseral tubuh yang lebih tinggi daripada lemak subkutan. Apa itu lemak viseral? Apa itu lemak subkutan? Lemak viseral bisa juga disebut sebagai ‘lemak tersembunyi’. Lemak viseral merupakan lemak yang melapisi organ dalam perut seperti hati dan usus. Sehingga, lemak ini cukup sulit untuk dideteksi dan dirasakan. Sedangkan, lemak subkutan adalah lemak yang terletak di bawah kulit. Lemak ini jauh lebih mudah untuk dideteksi.Mengapa Skinny Fat Bisa Terjadi?
Setiap orang punya tubuh yang unik dan berbeda-beda. Faktor genetik punya peran dalam kecenderungan seseorang memiliki skinny fat. Sehingga, sebagian orang bisa jadi punya peluang lebih besar untuk memiliki skinny fat. Dimana, sebagian lainnya tidak. Namun, peluang memiliki skinny fat juga dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal seperti:- Kurangnya olahraga
- Pola makan yang tidak sehat
- Konsumsi alkohol
Bahaya Skinny Fat
Bahaya yang timbul dari skinny fat sebetulnya sama dengan obesitas. Apa saja bahaya tersebut?- Diabetes
- Kolesterol tinggi
- Penyakit jantung
- Hipertensi










