Daftar isi
Secara sederhana, periodisasi latihan adalah blueprint atau peta latihan yang menentukan bagaimana program latihan jangka panjang berlangsung.
Berbagai komponen seperti tujuan latihan, kapan setiap komponen kebugaran dilatih, dan bagaimana transisi setiap komponen program latihan direalisasikan dalam periodisasi latihan.
Periodisasi latihan memuat semua unsur yang mendukung tercapainya prestasi tertinggi mulai dari komponen fisik, taktik, gizi, hingga faktor psikologis seorang atlet.
Memang, sekilas periodisasi latihan ini terdengar sangat rumit dan seharusnya diberikan pada atlet. Tapi, ternyata beberapa komponen periodisasi latihan bisa juga dipakai untuk orang awam.
Jadi, artikel ini akan menambah pengetahuan bagaimana merencanakan latihan dan melihat apakah progres latihan sudah sesuai dengan tujuan.
Pentingnya Periodisasi Latihan
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rute dan tujuan latihan harus ditentukan di awal untuk mendapat hasil yang maksimal. Secara umum, ada 2 konsep periodisasi latihan yaitu1. Periodisasi Program Tahunan
Tujuannya untuk membagi program latihan agar proses pengelolaan program menjadi lebih baik dengan maksud sebagai berikut: a. Memudahkan pembuatan program yang lebih rasional dan terstruktur. b. Memberikan pemahaman tentang ketersediaan waktu latihan setiap fasenya. c. Proses mix and match berbagai komponen seperti waktu, latihan teknik dan taktik, kemampuan biomotorik, gizi, psikologis, potensi atlet, dan rencana peak performance d. Membantu memperkirakan faktor kelelahan dan mitigasi cedera akibat overtraining.2. Periodisasi Berdasarkan Kemampuan Biomotor
Hal ini mencakup strength (kekuatan), speed (kecepatan), dan endurance (data tahan). Periodisasi ini ditentukan beberapa faktor, yaitu : a. Peningkatan performa olahraga berdasarkan peningkatan potensial gerak atlet. b. Adaptasi fungsi tubuh dalam fase latihan dan recovery. c. Hasil perkembangan kemampuan biomotorik dari latihan teknik dan taktik sesuai dengan stimulus yang diberikan. d. Performa puncak atlet tidak bisa diperpanjang atau ditambahkan. Jadi, harus ditentukan dan direncanakan sejak awal. Adapun Periodisasi latihan dibagi menjadi 3 jenis:-
Siklus Makro
-
Siklus Meso
-
Siklus Mikro
Prinsip Latihan di Balik Periodiasi Latihan
Penentuan periodisasi latihan harus sesuai dengan program latihan sebagai berikut:-
Perkembangan Multilateral vs Spesialisasi Dini
-
Prinsip Beban Progresif
-
Prinsip Individualisme
Tahapan Periodisasi Latihan
Berikut adalah tahapan periodisasi latihan berikut komponen latihan:- Fase Program dibagi menjadi persiapan umum, persiapan khusus, pra kompetisi, kompetisi utama, dan transisi.
- Komponen Biomotorik terdiri atas strength, endurance dan speed.
- Tahapan latihan detail untuk masing masing komponen disesuaikan dengan kebutuhan cabang olahraga.
- Latihan (training).
- Fase Unloading (pengurangan beban latihan menuju persiapan pertandingan).
- Masa Kompetisi.
- Masa Transisi (setelah pertandingan akibat beban pertandingan yang berat).
Membuat Periodisasi Latihan
Berikut adalah cara sederhana untuk menentukan periodisasi latihan :-
Tetapkan Tujuan Pencapaian Latihan
-
Tentukan Jangka Waktu
-
Tentukan Titik Awal Latihan
-
Tentukan Target Latihan Harian










