Apa Itu Variasi Makanan?
Variasi makanan adalah keanekaragaman makanan dalam berbagai jenis. Dari isi piringku, pembagiannya adalah sumber karbohidrat dan protein serta buah dan sayur. Untuk menerapkan gizi seimbang, kita wajib menerapkan variasi makanan dalam menu/meal prep yang kita siapkan.Variasi Antar Kelompok Makanan
Dikutip dari PMK No.41 tentang Pedoman Gizi Seimbang, variasi makanan terdiri dari:a. Makanan Pokok
Porsi ini biasanya dikonsumsi paling banyak. Makanan pokok ini adalah sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, ubi jalar, jagung, talas, dan sukun. Jadi, tidak hanya makan nasi saja. Kita bisa mensubstitusinya dengan pilihan lain seperti kentang dan jagung.b. Lauk-Pauk
1. Sumber Protein
Lauk-pauk merupakan sumber protein. Jenis protein ini terbagi lagi berdasarkan sumbernya, yaitu hewani dan nabati. Sumber protein hewani tidak hanya sapi dan hewan mamalia saja, tetapi juga makanan laut seperti udang, ikan, dan seafood lainnnya. Meski protein hewani mengandung asam amino esensial yang lengkap, jangan lupakan protein nabati karena sumber-sumbernya tidak mengandung kolesterol.2. Sumber Lemak
Sumber lemak dibagi tiga, yaitu rendah, sedang, dan tinggi.a. Rendah lemak
Contoh makanan rendah lemak adalah satu ekor kecil cumi-cumi dan 90 gram kerang.b. Lemak Sedang
Makanan dengan lemak yang sedang adalah 10 baso (170 gram) dan 40 gram daging sapi.c. Tinggi Lemak
Bebek dan belut sebesar 45 gram termasuk makanan tinggi lemak.c. Sayuran
Sayuran sendiri dibagi menjadi tiga, berdasarkan kalorinya.1. Golongan A
Golongan A adalah sayuran rendah kalori. Contohnya adalah ketimun dan daun bawang.2. Golongan B
Per 100 gram, sayuran golongan B mengandung 25 kkal energi. Contohnya adalah brokoli, kol, wortel, dan kangkung.3. Golongan C
Per 100 gram, sayuran golongan C mengandung 50 kkal energi. Contohnya adalah daun katuk, nangka muda, dan daun singkong.d. Buah-Buahan
Terakhir, ada buah-buahan seperti pisang, alpukat, jeruk, dll.e. Contoh Variasi dalam Kelompok Makanan
Jadi, contoh variasi dalam kelompok makanan adalah campuran dari jenis makanan di atas. Jadi, sumber makanan pokok tidak hanya nasi saja, tetapi juga kentang. Contohnya:- Nasi (makanan pokok) + dada ayam (lauk-pauk) + sawi putih (sayuran) + apel (buah)
- Kentang (makanan pokok) + ikan gurame (lauk-pauk) + tomat (sayuran) + anggur (buah)
- Jagung (makanan pokok) + daging sapi (lauk-pauk) + timun (sayuran) + belimbing (buah)
Mengapa Variasi Makanan Penting?
a. Penerapan Gizi Seimbang
Sejatinya, tidak ada satu pun makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memvariasikan makanan. Variasi makanan juga sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Gizi seimbang bermanfaat untuk:- Mencegah tubuh kekurangan gizi
- Meningkatkan imunitas tubuh/tubuh tidak rentan sakit
- Menjaga kesehatan organ tubuh secara umum
- Melindungi diri dari penyakit kronis
