Daftar isi
Mungkin istilah bayi prematur lebih familiar di telinga kita dibandingkan dengan postmatur. Padahal, dua kondisi ini, baik prematur ataupun postmatur, sama-sama memiliki risiko yang berbahaya bagi bayi. Apa saja risikonya? Simak penjelasannya berikut!
Apa Itu Postmatur?
Normalnya, kehamilan berlangsung 37-41 minggu. Postmatur merupakan istilah untuk menggambarkan bayi yang lahir setelah 42 minggu. Sangat sedikit bayi yang lahir pada 42 minggu atau lebih. Biasanya, dokter akan menyarankan untuk induksi persalinan atau operasi sesar apabila kehamilan sudah memasuki usia 41 minggu tanpa ada tanda-tanda persalinan.Penyebab Postmatur
Masih belum diketahui secara pasti mengapa beberapa kehamilan dapat bertahan lebih lama dibandingkan kehamilan lainnya. Namun, hal ini mungkin dapat disebabkan karena perhitungan usia kehamilan yang keliru akibat banyak ibu yang tidak yakin kapan menstruasi terakhirnya. Melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada trimester pertama (kurang dari 12 minggu) merupakan cara yang paling akurat untuk memprediksi hari perkiraan lahir, meskipun waktu pasti konsepsi (pembuahan) tidak dapat diketahui.Apa Saja Faktor Risiko Postmatur?
Kehamilan postmatur lebih sering terjadi pada ibu yang memiliki riwayat postmatur pada kehamilan sebelumnya. Risiko ini dapat meningkat hingga 2-3 kali lipat pada kehamilan selanjutnya. Beberapa faktor lain yang mungkin mempengaruhi kehamilan postmatur, yaitu:- Kehamilan pertama
- Bayi laki-laki
- Usia ibu yang lebih tua
- Ibu obesitas
- Ibu atau ayah dengan riwayat postmatur
- Ibu dengan ras kulit putih
Apa Saja Tanda dan Gejala Postmatur pada Bayi yang Baru Lahir?
Setiap bayi memiliki tanda dan gejala yang berbeda saat postmatur, beberapa diantaranya yaitu:- Kulit kering, terlihat kendur atau terkelupas
- Kuku yang tumbuh berlebihan
- Rambut yang banyak di kepala
- Kerutan yang pada telapak tangan dan kaki
- Lemak tubuh sedikit
- Pada bayi dengan mekonium (air ketuban bercampur dengan feses bayi di dalam rahim), kulit bayi dapat berwarna kekuningan, kehijauan atau kecoklatan.
- Mata terlihat lebih terbuka
Bagaimana Cara Penanganan Postmatur?
Pada kehamilan lewat bulan, tenaga kesehatan akan melakukan pemantauan kesejahteraan janin di dalam rahim melalui beberapa tes, seperti:- Ultrasonografi (USG)
- Pemeriksaan Non-stress test (NST) melalui pemantauan detak jantung janin dan pergerakan janin di dalam rahim
- Pengecekan jumlah cairan ketuban








