Peran Kalsium untuk Penderita PCOS
Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dan merawat kekuatan tulang serta fungsi penting lainnya. Kalsium juga berperan membantu pembuluh darah untuk menyalurkan darah di tubuh kita. Beberapa studi menunjukkan bahwa kalsium, bila dikonsumsi bersama dengan vitamin D, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, kombinasi kalsium dan vitamin D juga diketahui berkontribusi dalam regulasi hormon, memperbaiki siklus menstruasi yang tidak teratur, serta manajemen berat badan. Ketiga fungsi tersebut sangat berhubungan dengan PCOS.Peran Vitamin D untuk Penderita PCOS
Wanita dengan PCOS banyak yang menderita defisiensi atau kekurangan vitamin D, khususnya mereka yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas. Hipovitaminosis merupakan faktor risiko intoleransi glukosa. Penurunan kadar vitamin D ini juga dikaitkan dengan resistensi insulin serta peningkatan risiko diabetes. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan regulasi kalsium dan perkembangan folikel (follicular arrest) pada wanita dengan PCOS. Kedua hal tersebut dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan gangguan kesuburan. Resistensi insulin berhubungan langsung dengan vitamin D, yang merupakan salah satu ciri paling khas dari PCOS. Oleh karena itu, terapi vitamin D disarankan untuk membantu penderita PCOS dengan sensitivitas insulinnya. Literatur review yang dipublikasikan pada jurnal Annals of Medicine and Surgery menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D dapat memperbaiki periode menstruasi, meningkatkan pembentukan folikel (folikulogenesis), dan menurunkan kadar testosteron darah pada penderita PCOS. Studi lain juga menunjukkan bahwa tambahan vitamin D pada terapi umum PCOS, dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin dan metabolisme lipid, penurunan sirkulasi androgen, serta respon yang lebih baik terhadap induksi ovulasi pada penderita PCOS.Sumber Kalsium dan Vitamin D untuk PCOS
Setiap orang memiliki kebutuhan kalsium dan vitamin D yang berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, dan faktor-faktor lainnya. Namun secara umum, orang dewasa direkomendasikan untuk mengonsumsi 1000-2000 mg kalsium dan 600-800 IU vitamin D setiap harinya. Kalsium dan vitamin D dapat kamu peroleh dari makanan atau minuman berikut:- Susu, yogurt, dan keju, merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang paling banyak kita temui.
- Ikan-ikanan seperti salmon dan tuna, juga kaya akan kalsium dan vitamin D yang baik untuk tubuh.
- Beberapa jenis sayuran seperti brokoli, kale, dan pokcoy juga memiliki kandungan kalsium dan vitamin D yang baik.
- Makanan dan minuman olahan juga banyak yang ditambahkan kalsium dan vitamin D untuk memperkaya kandungan gizinya. Beberapa diantaranya seperti jus buah, susu kedelai, susu almon, serta beberapa jenis tahu dan sereal siap makan.
