Apa itu Sindrom Kelelahan Kronis?
Sindrom kelelahan kronis merupakan kondisi yang ditandai dengan kelelahan ekstrem yang berlangsung setidaknya selama enam bulan dan tidak terdapat kondisi medis yang mendasarinya. Kelelahan biasanya memburuk dengan aktivitas fisik atau mental, tetapi tidak membaik dengan istirahat.Apa Beda Sindrom Kelelahan Kronis dengan Lelah Biasa?
Lelah bukanlah hal yang tidak normal. Akan tetapi, perlu diingat bahwa lelah biasanya akan menghilang dengan istirahat. Lelah juga akan hilang sendirinya dalam beberapa jam setelah melakukan pekerjaan yang berat. Hal ini berbeda dengan sindrom kelelahan kronis yang tidak kunjung membaik walaupun sudah cukup beristirahat atau tidur. Biasanya sindrom kelelahan kronis akan bertahan selama lebih dari 6 bulan.Penyebab Sindrom Kelelahan Kronis
Penyebab sindrom kelelahan kronis masih belum diketahui. Beberapa orang mungkin saja terlahir dengan kecenderungan untuk mengalami sindrom kelelahan kronis, yang kemudian dipicu oleh kombinasi berbagai faktor. Penyebab sindrom kelelahan kronis yang paling potensial meliputi:1. Infeksi virus
Karena beberapa orang mengembangkan sindrom kelelahan kronis setelah infeksi virus, peneliti mempertanyakan apakah beberapa virus dapat memicu gangguan tersebut. Virus mencurigakan termasuk virus Epstein-Barr, virus herpes manusia 6. Belum ada kaitan konklusif yang ditemukan.2. Masalah Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh orang yang mengalami sindrom kelelahan kronis tampaknya sedikit terganggu, tetapi tidak jelas apakah gangguan ini cukup untuk benar-benar menyebabkan gangguan tersebut.3. Ketidakseimbangan Hormon
Orang yang mengalami sindrom kelelahan kronis juga terkadang mengalami kadar hormon abnormal dalam darah yang diproduksi di hipotalamus, kelenjar hipofisis, atau kelenjar adrenal. Namun signifikansi kelainan ini masih belum diketahui.4. Trauma Fisik atau Emosional
Beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengalami cedera, pembedahan, atau tekanan emosional yang signifikan sesaat sebelum gejalanya dimulai.Faktor Risiko Sindrom Kelelahan Kronis
Karena penyebab sindrom kelelahan kronis belum diketahui, sulit untuk mengetahui apa yang membuat seseorang berisiko terkena kondisi tersebut. Akan tetapi faktor-faktor tertentu terlihat lebih sering pada orang dengan sindrom kelelahan kronis. Faktor-faktor tersebut meliputi:1. Jenis Kelamin
Sindrom kelelahan kronis terjadi hingga empat kali lebih sering pada wanita dibandingkan pria.2. Usia
Sindrom kelelahan kronis umumnya menyerang orang usia muda, tetapi semua orang dengan usia bervariasi bisa mengalaminyaGejala Sindrom Kelelahan Kronis
Gejala sindrom kelelahan kronis dapat bervariasi pada setiap orang, dan tingkat keparahan gejala juga berbeda dari hari ke hari. Tanda dan gejala yang mungkin terjadi termasuk:- Setelah terbangun, kamu tidak merasa segar
- Kesulitan dengan memori, fokus dan konsentrasi
- Kelelahan yang terus menerus
- Nyeri kepala
- Nyeri otot atau sendi yang tidak dapat dijelaskan
