Apa Itu Suplemen?
Dikutip dari FDA, suplemen adalah produk obat yang dapat digunakan untuk mengobati, mendiagnosa, ataupun mencegah penyakit. Ya benar sekali! FDA tetap memasukkan suplemen sebagai kategori obat walaupun berlabel suplemen walaupun suplemen bertujuan untuk menambah atau melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral atau produk lainnya yang berbeda dari obat atau makanan biasa pada umumnya. Suplemen dapat dicerna dalam berbagai bentuk seperti tablet, kapsul, kapsul lunak, bubuk, gummies, dan cairan. Suplemen yang paling umum tersedia di pasaran adalah suplemen vitamin (seperti multivitamin atau vitamin tunggal; vitamin D, Vitamin C, vitamin E, dll) dan suplemen mineral (kalsium, magnesium, zat besi). Suplemen juga tersedia dalam bentuk lainnya seperti suplemen herbal (jahe, temulawak, akar-akaran, dll), zat aktif tanaman (curcuma, kafein), asam amino, dan probiotik.Apa saja Manfaat dari Konsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral?
Secara umum konsumsi suplemen dipercaya dapat membantu meningkatkan dan mempertahankan kesehatan dengan memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin harian. Namun, berbeda dengan kepercayaan ini, vitamin dan mineral yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan sehat yang bervariasi. Berdasarkan International Journal of Preventive Medicine, konsumsi vitamin dan mineral yang tidak diperlukan dan berlebihan jangka panjang justru memberikan hasil yang berkebalikan untuk kesehatan, beberapa mengaitkannya dengan terjadinya penyakit kronis. Hal ini didasarkan kepada pengertian dari vitamin dan mineral yang merupakan komponen organik yang digunakan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit. Meski sangat sedikit, vitamin dan mineral sangat penting untuk proses metabolik tubuh, sehingga konsumsi suplemen hanya untuk coba-coba dalam jumlah besar tidak disarankan dan justru berbahaya bagi tubuh.Siapa saja yang akan Mendapatkan Manfaat Optimal dari Konsumsi Suplemen?
Manfaat dari konsumsi suplemen vitamin dan mineral akan terlihat bagi orang yang membutuhkannya, siapa saja mereka?- Memiliki riwayat defisiensi vitamin dan mineral tertentu
- Ibu hamil dan wanita menyusui
- Lansia
- Wanita dengan riwayat darah menstruasi yang berlebihan
- Riwayat gizi kurang
- Orang yang menjalani diet yang sangat terbatas akibat alergi atau gangguan penyerapan
- Vegetarian
- Orang yang merokok atau mengonsumsi alkohol
