Daftar isi
Periode haid yang muncul setiap bulan tak hanya menimbulkan nyeri perut yang mengganggu aktivitas wanita saja. Namun juga beberapa tanda khas lainnya, salah satunya yaitu jerawat haid.
Mengapa jerawat haid dapat muncul? Apa beda jerawat haid dengan jerawat lainnya? Simak penjelasannya berikut!
Apa Itu Jerawat Haid?
Jerawat haid merupakan jerawat yang timbul saat menjelang periode haid datang. Jerawat ini dapat muncul akibat terjadinya perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh wanita selama haid. Jerawat haid biasanya muncul di daerah wajah bagian bawah seperti dagu, pipi, rahang, leher, dan punggung. Biasanya berwarna merah, meradang dan timbul benjolan (papula).Penyebab Jerawat Haid
Peningkatan hormon progesteron pada pertengahan siklus menstruasi, menstimulasi produksi minyak. Minyak alami yang diproduksi tubuh ini dapat menyumbat pori-pori. Kondisi ini dapat memburuk ketika kadar testosteron relatif lebih tinggi pada akhir siklus menstruasi, tepat sebelum periode berikutnya dimulai. Lesi jerawat (benjolan lunak di bawah kulit, bintik putih atau kuning) sering muncul sebelum menstruasi dimulai, terutama di area yang bergantung pada hormon (wajah, leher, dada, dan punggung). Di area ini, enzim mengubah testosteron bebas menjadi androgen yang lebih kuat yang disebut dihidrotestosteron. Akibatnya, kelenjar sebaceous menjadi lebih aktif, dan sebum dapat menyumbat folikel rambut.Bagaimana Penanganan Jerawat Haid yang Tepat?
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat haid, diantaranya yaitu:-
Pil Kontrasepsi
-
Azelaic Acid
-
Salicylic Acid
-
Benzoyl Peroxide
-
Topical Retinoid
-
Spironolactone








