Faktor Penyebab Atrofi Otot
Penyebab atrofi otot ada berbagai macam, berikut contohnya:- Malnutrisi (kekurangan gizi)
- Buruknya kinerja sistem peredaran darah
- Perubahan hormon
- Hilangnya suplai saraf pada organ yang menyebabkan kehilangan fungsi gerak akibat cedera tulang belakang, atau patah tulang
- Gaya hidup sedentari dan kurangnya aktivitas fisik
- Kondisi bed rest
- Proses penuaan (sarcopenia)
- Luka bakar
- Konsumsi alkohol jangka panjang yang menyebabkan myopathy
- Faktor gravitasi, biasanya terjadi pada astronot yang bertugas keluar angkasa. Disebutkan dalam factsheet yang dikeluarkan oleh NASA, seorang astronot bisa kehilangan hingga 20% otot tubuhnya dalam durasi penerbangan luar angkasa yang memakan waktu 5-11 hari. Hal ini terjadi karena tidak adanya kontraksi otot akibat ketiadaan gravitasi
- Kelainan genetik
- Penyakit tertentu yang menyebabkan tubuh kehilangan jaringan otot secara signifikan
Tipe Atrofi Otot
Adapun beberapa contoh atrofi otot adalah sebagai berikut yang dibagi menjadi 2, yaitu:a. Atrofi Fisiologis
Atrofi jenis ini terjadi karena perubahan fungsi organ yang terjadi secara alami sesuai periodenya1. Vaginal Atrophy
Terjadi pada wanita yang memasuki masa menopause yang ditandai dengan berkurangnya fungsi untuk mengandung dan melahirkan.b. Atrofi Patologis
Atrofi patologis diakibatkan oleh pengaruh eksternal dan didasari oleh penyakit atau gangguan tertentu. Berikut contohnya:1. Glandular Atrophy
Menyerang kelenjar di seluruh tubuh yang diakibatkan dari penggunaan obat yang berkelanjutan, penggunaan steroid, pola makan dan gizi yang buruk, faktor penyakit (kanker dan infeksi) dan ketidakseimbangan hormon.2. Brain Atrophy
Penurunan fungsi otak dan berkurangnya sistem saraf pada otak, biasanya terjadi pada orang dengan kondisi demensia sehingga mengalami gangguan ingatan3. Skeletal Muscle Atrophy
Atrofi otot jenis ini terjadi akibat kurangnya penggunaan otot baik yang terjadi akibat gaya hidup dan kurangnya penggunaan otot dalam kegiatan harian disebut juga sebagai disuse atrophy.4. Neurogenic Atrophy
Selain itu ada juga yang dipengaruhi oleh saraf yang disebut neurogenic atrophy akibat dari cedera dan masalah kesehatan (patah tulang yang menyebabkan daerah yang cedera harus istirahat dan stroke yang membuat tubuh tidak bisa bergerak)5. Spinal Muscular Atrophy
Terjadi akibat pengaruh genetik yang menyebabkan hilangnya sel saraf yang mengontrol gerakan otot diseluruh tubuh. Atrofi jenis ini dibagi menjadi 4 level tergantung dari tingkat keparahannya.6. Multiple System Atrophy
Kondisi langka yang memiliki gejala gabungan 2 atau lebih kondisi atrofi akibat dari kelainan sistem saraf yang menyebabkan malfungsi banyak organ di dalam tubuh.Gejala Atrofi Otot
Gejala atrofi otot meliputi beberapa keluhan ini:- Penyusutan ukuran sehingga salah satu anggota badan lebih kecil daripada yang lain
- Melemahnya salah satu tangan atau kaki
- Kebas dan kesemutan di tangan dan kaki
- Kesulitan untuk berjalan dan menyeimbangkan tubuh
- Kesulitan berbicara dan menelan
- Hilangnya fungsi otot wajah (biasa terjadi pada pasien stroke)
- Kehilangan memori secara bertahap
- Amyotrophic lateral sclerosis (ALS)
- Guillain-Barre syndrome
- Carpal tunnel syndrome
- Polio
- Spinal cord injury
- Multiple sclerosis
- Osteoarthritis
- Rheumatoid Arthritis
