Daftar isi
Vitamin C adalah salah satu zat gizi penting dalam tubuh. Vitamin C larut dalam air dan memiliki peran dalam berbagai fungsi tubuh termasuk sistem imun dan pencernaan. Akhir-akhir ini marak beredar suntik vitamin C yang dinyatakan memiliki banyak fungsi dan manfaat.
Vitamin C memiliki peran untuk menyembuhkan luka dengan cepat, mencegah kerusakan pada sel, membentuk kolagen, dan memproduksi neurotransmitter.
Vitamin C dapat ditemukan dengan jumlah berlimpah pada berbagai jenis makanan seperti pada jeruk, pada brokoli, dan pada paprika merah dan hijau.
Jadi, perlukah kamu melakukan suntik vitamin C? Mari kita bahas!
Apa itu Suntik Vitamin C?
Vitamin C banyak ditemukan pada makanan. Selain makanan, vitamin C juga tersedia secara luas dalam bentuk suplemen tablet yang dapat dikonsumsi dengan cara ditelan atau dikunyah. Suntik vitamin C adalah pemberian vitamin C melalui suntikan. Suntikan ini dapat dilakukan dengan tiga cara. Cara pertama adalah intravena, yaitu disuntikkan langsung pada pembuluh darah vena. Yang kedua adalah intramuskular, yaitu disuntikkan langsung ke otot. Cara ketiga adalah subkutan atau yang disuntikkan di bawah kulit.Manfaat Suntik Vitamin C
Manfaat dari suntik vitamin C secara umum sama dengan konsumsi vitamin C yang dilakukan secara per oral. Vitamin C dapat dikonsumsi untuk menguatkan sistem imun atau untuk mengobati penyakit yang terkait dengan defisiensi vitamin C.Siapa yang Membutuhkan Suntik Vitamin C?
Orang yang membutuhkan suntik vitamin c adalah pasien dengan defisiensi (kekurangan) vitamin C. Salah satu defisiensi vitamin C adalah penyakit yang dinamakan scurvy. Scurvy memiliki gejala-gejala berikut ini:- Sering terjadi pendarahan pada gusi
- Gusi yang sering bengkak
- Penyembuhan luka yang terjadi secara lambat
- Nyeri pada sendi
- Gigi yang mudah lepas









