Apa Gejalanya jika Seseorang Terinfeksi COVID-19 varian Omicron BA.2.75 Centaurus ?
Seseorang yang terinfeksi varian Omicron akan muncul gejala klinis yang mirip dengan varian sebelumnya. Berat ringannya gejala dipengaruhi oleh status vaksinasi COVID-19, riwayat penyakit sebelumnya, usia dan riwayat infeksi covid-19 sebelumnya. Adapun gejala yang dapat timbul jika kamu terinfeksi covid-19 sebagai berikut:- Demam
- Batuk
- Sesak nafas
- Mudah lelah
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Gangguan penciuman
- Nyeri saat menelan
- Flu
- Mual dan muntah
- Diare
Komplikasi dari Infeksi COVID-19 varian Omicron BA.2.75 Centaurus dan Tingkat Keparahannya.
Gejala klinis yang muncul dapat bervariasi dari gejala ringan hingga berat. Adapun komplikasi yang dapat muncul jika kamu terinfeksi COVID-19 sebagai berikut:a. Gagal Nafas
Sindrom Distres Pernafasan Akut merupakan komplikasi mayor pada seseorang yang terinfeksi COVID-19 dan menyebabkan sesak nafas berat.b. Komplikasi Jantung dan Pembuluh Darah
Komplikasi lain yang dapat muncul seperti gangguan irama jantung, gagal jantung, syok dan trauma otot jantung.c. Tromboemboli
Komplikasi ini sering terjadi pada pasien yang terinfeksi COVID-19 yang sedang dirawat di ruang perawatan intensif.d. Komplikasi Saraf
Ensefalopati merupakan komplikasi yang sering terjadi terutama pada seseorang yang bergejala berat.e. Komplikasi Inflamasi
Hasil pemeriksaan darah pasien yang terinfeksi COVID-19 menunjukan bahwa ada peningkatan tanda infeksi seperti (D-dimer, ferritin) dan sitokin.f. Infeksi Sekunder
Dari 22 hasil penelitian meta analisis menjelaskan bahwa telah ditemukan infeksi bakteri, virus dan jamur pada penderita COVID-19. Virus Epstein - Barr adalah virus yang sering ditemukan, diikuti dengan Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, Acinetobacter baumannii, Haemophilus influenzae, dan Aspergillosis. Pada umumnya infeksi COVID-19 subvarian Omicron BA.2.75 Centaurus menyebabkan gejala tidak lebih berat dari varian sebelumnya. Data awal menunjukkan bahwa Omicron dapat menyebabkan gejala ringan walaupun beberapa orang masih bergejala berat , yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan dapat menimbulkan kematian akibat infeksi varian ini.Risiko Penularan
Penularan infeksi COVID-19 dapat melalui droplet (percikan partikel kecil yang mengandung virus). Penyebaran virus COVID-19 dapat melalui 3 cara:- Melalui pernafasan jika berada dekat dengan orang yang terinfeksi sedang membuang nafas yang berisi partikel virus.
- Melalui droplet dan partikel mengandung virus yang masuk ke mata, hidung dan mulut.
- Menyentuh area mata , hidung dan mulut yang terkontaminasi oleh virus COVID dengan tangan.
