Apa itu Kolin?
Kolin adalah sebuah zat gizi penting yang mendukung berbagai fungsi tubuh dan kesehatan seseorang. Tubuh dapat memproduksi kolin, namun terkadang beberapa kondisi/penyakit dapat menyebabkan tubuh kekurangan kolin. Kolin terdapat pada dua bentuk, yaitu molekul yang larut air dan larut lemak. Kolin yang larut air dibawa ke liver dan tubuh mengubahnya menjadi lemak yang disebut lesitin. Kolin yang larut pada lemak biasanya berasal dari makanan. Tubuh dapat menyerap kolin jenis ini pada saluran cerna. Kolin mendukung berbagai fungsi tubuh yang vital seperti:- Kolin mempertahankan kesehatan sel. Tubuh menggunakan kolin untuk memproduksi lemak
- Sintesis DNA, kolin bersamaan dengan zat gizi lain seperti asam folat dan vitamin B12 turut beperan dalam fungsi genetik
- Kolin memiliki peran untuk metabolisme lemak
- Kolin juga berperan untuk pembentukan neurotransmitter. Zat ini adalah zat yang digunakan sistem saraf untuk berkomunikasi dan mengatur fungsi tubuh lain seperti pernapasan dan laju jantung
Manfaat Kolin untuk Kesehatan
Ada banyak manfaat kolin untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat kolin:1. Meningkatkan Daya Ingat
Kolin adalah zat gizi yang penting untuk perkembangan otak sehingga memiliki fungsi yang penting pada daya ingat. Jadi, manfaat kolin salah satunya adalah untuk meningkatkan daya ingat, terutama untuk lansia.2. Mencegah Stroke
Seseorang yang memiliki level kolin dalam jumlah yang cukup dapat terhindar dari penyakit stroke.3. Meningkatkan Metabolisme
Kolin memiliki peran dalam metabolisme lemak. Pasien yang mengkonsumsi kolin memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah karena metabolisme lemak berjalan dengan baik. Degan kata lain, manfaat kolin adalah meningkatkan metabolisme.Sumber Kolin dari Makanan
Manfaat kolin ternyata baik sekali untuk kesehatan. Lalu, bagaimana cara mendapatkan asupan kolin? Kolin dapat didapat dari berbagai jenis makanan. Kolin juga penting pada bayi baru lahir. Bayi membutuhkan banyak kolin pada bulan pertama kehidupan. Bayi baru lahir mendapat kolin dari air susu ibu. Setelah melewati fase ASI eksklusif maka kolin didapatkan dari makanan. Berikut adalah makanan yang mengandung banyak kolin:- Sumber protein seperti daging sapi, kedelai, ikan, ayam, dan telur
- Sayuran seperti brokoli, kentang, dan jamur
- Biji-bijian utuh seperti nasi
- Kacang-kacangan
