Daftar isi
Pernah dengar tentang Okinawa? Tempat tersebut terletak di Jepang. Penduduk di sana terkenal berumur lebih panjang daripada populasi di negara lain. Beberapa alasan seperti genetk, lingkungan, dan gaya hidup bisa jadi penjelasannya, tetapi diet okinawa alias diet yang dilakukan orang-orang di tempat tersebut diyakini oleh ahli sebagai pengaruh terkuat dari umur panjang mereka.
Sebenarnya apa itu diet okinawa? Bagaiman prinsip, kelebihan, dan kekurangannya?
Apa Itu Diet Okinawa?
Diet okinawa adalah pola makan tradisional yang diterapkan oleh orang-orang yang hidup di pulau Okinawa, Jepang. Pola makan ini diyakini sebagai penyebab mengapa penduduk di sana berumur panjang.Prinsip Diet Okinawa
Menurut jurnal dari University of The Air Okinawa Study Center, Okinawa, Japan, terdapat 7 poin penting dalam diet okinawa, yaitu:- Pada babi sebagai sumber protein, lemak jenuhnya dibuang pada proses perebusan
- Konsumsi rumput laut yang kaya akan mineral, serat, dan asam lemak esensial masuk pada diet ini
- Sayuran berdaun dan tanaman obat yang kaya akan serat, klorofil, vitamin A, dan vitamin C dimakan setiap hari
- Tahu okinawa yang mengandung banyak isoflavon dimakan dalam porsi besar
- Gula mentah dikonsumsi pada snack sehat dengan teh dan kohencha (teh semi fermentasi)
- Konsumsi garam yang sangat rendah
- Terdapat konsumsi kurkumin (terdapat di kunyit) dan anthocyanin (terdapat di ubi jalar) dalam jumlah besar.
Makanan yang harus Dikonsumsi pada Diet Okinawa
Karena prinsipnya adalah tinggi karbohidrat, maka sumber karbohidrat menjadi makanan utama pada diet ini, terutama karbohidrat kompleks. Nasi bukanlah makanan pokok pada diet ini, melainkan ubi jalar. Berikut makanan pokok dari diet okinawa:- Sumber karbohidrat dan sayuran (58-60%): ubi jalar, rumput laut, kol, wortel, labu
- Grains (33%): beras, gandum, mie
- Produk kedelai (5%): tahu, natto, edamame
- Lainnya (1%): rempah, teh, alkohol
Makanan yang harus Dihindari pada Diet Okinawa
Beberapa makanan ini harus dihindari saat menerapkan diet okinawa:- Daging: daging sapi, unggas, dan daging olahan seperti bacon, ham, sosis
- Produk hewani: telur, susu, keju, margarin, dan yogurt
- Makanan yang diolah: sereal, snack
- Biji-bijian selain kedelai
- Hampir seluruh buah










