Daftar isi
Seseorang memutuskan untuk mengubah dietnya karena berbagai alasan. Paling umum adalah untuk menurunkan berat badan. Sudah ada banyak sekali metode diet yang beredar baik yang sudah teruji ataupun diet populer (fad diet). Salah satu contoh fad diet adalah diet karnivora.
Apa itu diet karnivora?
Apakah diet ini aman bagi kesehatan?
Penjelasan Diet Karnivora
Jika kita mengingat pelajaran biologi di sekolah, karnivora adalah makhluk hidup yang hanya memakan daging. Hal ini pun juga berlaku pada diet karnivora. Diet karnivora adalah metode diet yang hanya mengonsumsi protein hewani sebagai sumber makanan. Ya, hanya protein hewani. Jika kamu menjalani diet ini, maka kamu tidak diperbolehkan mengonsumsi sumber makanan lain. Tak terkecuali sumber karbohidrat, kacang-kacangan, biji-bijian, sayur, dan buah. Munculnya diet ini berawal dari satu kepercayaan bahwa leluhur manusia mayoritas mengonsumsi daging dan ikan. Selain itu, diet tinggi karbohidrat dianggap sebagai dalang atas tingginya kejadian penyakit kronis saat ini (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan obesitas). Diet karnivora tidak menyediakan panduan khusus terkait jumlah kalori, porsi makan, dan frekuensi makan yang direkomendasikan. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan efek dari penerapan diet ini.Manfaat Diet Karnivora
Ada beberapa hal yang diklaim sebagai manfaat dari diet karnivora:-
Menurunkan Berat Badan
-
Mengurangi Konsumsi Junk Food dan Makanan Olahan
Efek Samping Diet Karnivora
Selain manfaat, diet karnivora juga memiliki efek samping. Hal ini disebabkan karena jenis makanan yang sangat terbatas. Efek samping dari diet ini adalah:-
Tinggi Lemak Jenuh dan Kolesterol
-
Tinggi Natrium
-
Kekurangan Vitamin, Mineral, dan Antioksidan
-
Tidak Adanya Serat










