Mengenal Daging Meltique
Daging meltique merupakan daging sapi biasa yang dalam pembuatannya menggunakan upaya membuat pola marbling (seperti marmer) secara buatan atau “artificial marbling”. Proses marbling dilakukan dengan cara menyuntikkan lemak nabati. Biasanya menggunakan canola oil dari biji bunga canola. Lemak nabati yang punya sifat sintesis ini umumnya diolah dari canola oil, hasil ekstraksi biji tanaman Canola (Brassica napus). Sehingga, menghasilkan bentuk daging yang bagus serupa wagyu. Proses pembuatan daging meltique ini salah satunya dikembangkan oleh perusahaan Jepang bernama Hokubee Co., Ltd, pada tahun 1984. Metode dan prosesnya terinspirasi dari metode kuliner tradisional Prancis yang disebut "Pique". Proses ini bukanlah mengubah daging biasa menjadi wagyu asli, melainkan hanya dibentuk mirip saja. Proses meltique ini juga cukup murah dan mudah, sehingga hasilnya bisa dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau.Karakteristik Daging Meltique
Ciri khas wagyu terletak pada visual marbling yang menyerupai marmer karena memiliki jaringan lemak halus berwarna putih yang menarik. Begitu pula halnya dengan daging meltique. Biasanya, bagian daging sapi yang diolah untuk menjadi meltique adalah daerah sekitaran pinggul. Bisa didapatkan dari daging has dalam atau yang dikenal dengan sirloin, maupun has luar atau tenderloin. Kedua bagian ini sama-sama favorit dalam sajian steak ataupun aneka daging panggang.Kandungan Daging Meltique vs Daging Wagyu
Dalam hal kandungan, baik daging meltique dan wagyu sama-sama sama memiliki zat gizi yang kaya. Akan tetapi, terdapat beberapa perbedaan antara daging meltique dan wagyu, sebagai berikut:1. Asal Daging
Semua daging sapi secara umum diperoleh melalui proses meltique. Akan tetapi, hal ini berbeda dengan wagyu. Karena, wagyu berasal dari sapi ras unggulan Jepang yang pengembangbiakannya melalui proses tertentu. Bahkan, setiap sapi wagyu melalui rangkaian proses uji genetika ketika hendak dibiakkan.2. Harga Daging
Proses pembuatan daging meltique umumnya tidak mengeluarkan biaya yang besar, sehingga harga yang ditawarkan umumnya tidak mahal. Daging meltique biasanya dijual sekitar 100 ribu rupiah per-kilo. Sementara wagyu yang asli, harganya bisa mencapai 4 sampai 8 kali lipat dari itu.3. Kandungan Gizi
Kandungan gizi daging dengan proses meltique sama dengan sapi pada umumnya, karena berasal dari sapi reguler. Hal ini jelas berbeda dengan wagyu yang terkenal dengan kandungan asam lemak tak jenuh serta omega 3 dan 6 yang lebih tinggi.Batasan Konsumsi Daging Merah
Sebelum mengonsumsi daging meltique, sebaiknya kamu mengetahui batasan konsumsi daging merah yang aman bagi kesehatan. Adapun kandungan zat gizi yang terkandung dalam 100 gram daging sapi secara umum:- Lemak 15 gram.
- Lemak jenuh 6 gram.
- Lemak trans 1,1 gram.
- Protein 26 gram.
- Kalsium 18 miligram.
- Zat besi 2,6 miligram.
- Vitamin D 7 IU.
- Vitamin B6 0,4 miligram
- Vitamin B12 2,6 µg.
- Magnesium 21 miligram.
