1. Kehilangan Air dalam Komposisi Tubuhnya
Saat turun berat badan, orang yang mengalami obesitas akan kehilangan kadar air, bukan lemak. Jadi sangat wajar jika turunnya terlihat lebih cepat. Turunnya massa air (water loss) pada orang yang mengalami obesitas bisa terjadi karena konsumsi karbohidrat yang berkurang. Memotong asupan karbohidrat akan menurunkan jumlah glikogen dalam otot. Sementara itu, fungsi glikogen adalah menyimpan air. Jadi, air dalam komposisi tubuh akan berkurang ketika glikogen berkurang. Jadi, jangan hanya perhatikan berat badan saja, tetapi juga lingkar dan komposisi tubuh.2. Lebih Banyak Memakai Kalori dalam Beraktivitas
Semakin berat badan kita, semakin besar juga kalori yang dipakai dalam beraktivitas. Namun, orang yang mengalami obesitas juga disarankan tidak berolahraga dengan intensitas tinggi, apalagi jika sebelumnya punya gaya hidup sedentari. Alasannya adalah tubuhnya belum siap dan lebih rentan untuk mengalami cedera. BMR (basal metabolic rate) orang yang mengalami obesitas juga lebih tinggi, sehingga perlu defisit kalori dengan jumlah makanan yang lebih banyak, tetapi tetap di bawah TDEE (total daily energy expenditure). Notes: BMR adalah kalori yang dipakai oleh tubuh dalam kondisi istirahat/diam.3. Diet Ekstrim
Salah satu kesalahan saat mengalami obesitas dan ingin menurunkan berat badan adalah mencoba-coba diet seperti diet ekstrim (makan di bawah BMR) saat menurunkan berat badan. Contoh bahayanya adalah:- Kehilangan massa otot, sehingga metabolisme melambat
- Imunitas tubuh menurun
- Tulang mengeropos (osteoporosis)
Apa yang harus Kamu Lakukan jika Mengalami Obesitas?
a. Menerapkan Defisit Kalori
Orang yang mengalami obesitas dianjurkan untuk menerapkan defisit kalori dengan pemotongan asupan kalori sebesar 500-1000 kkal per harinya untuk mendapatkan penurunan berat badan sebesar 0,5-1 kg/minggu sesuai rekomendasi. Meskipun demikian, jumlahnya kalori defisit tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh serta dipantau secara berkala berdasarkan progress yang dicapai. Untuk penjelasan lengkap soal defisit kalori yang benar, kamu bisa mengaksesnya di tautan ini!b. Berkonsultasi dengan Nutrisionis
Berkonsultasi dengan nutrisionis adalah solusi yang tepat untuk orang yang mengalami obesitas. Nutrisionis akan menyiapkan meal guideline yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuanmu. Selain itu, mereka akan mendampingimu sebagai support system agar kamu berhasil mencapai berat badan ideal.c. Pantau Berat Badan, Lingkar, Lemak, dan Indeks Massa Tubuh
Jika kamu mengalami obesitas, maka kamu perlu memantau parameter ini secara rutin:- Berat badan
- Lingkar tubuh
- Lemak tubuh (persentase)
- Indeks massa tubuh (kamu bisa menghitungnya di tautan ini)!
