Daftar isi
Tokovin merupakan kategori suplemen yang berisi vitamin E 100 IU. Sering diresepkan sebagai suplemen, apakah sebenarnya tokovin ini? Apa peran tokovin untuk program hamil?
Apa itu Tokovin?
Tiap kaplet salut selaput tokovin mengandung vitamin E 100 IU. Secara umum, obat bentuk kaplet ini digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin E merupakan salah satu suplemen yang disarankan untuk dikonsumsi oleh wanita saat sedang merencanakan kehamilan.Manfaat Tokovin untuk Program Hamil
Dianjurkan bagi wanita yang sedang promil untuk memenuhi kebutuhan makro dan mikronutrien. Salah satu mikronutrien yang dimaksud adalah vitamin E. Vitamin E dalam tokovin merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan berperan sebagai antioksidan. Vitamin ini digunakan untuk mengatasi dan mencegah kekurangan (defisiensi) vitamin E, serta membantu memperlambat proses kerusakan sel. Beberapa manfaat vitamin E untuk kesuburan atau program hamil wanita, di antaranya sebagai berikut.1. Menebalkan Dinding Rahim
Salah satu fungsi vitamin E untuk kesuburan atau promil adalah membantu menebalkan dinding rahim yang tipis. Ketebalan dinding rahim yang ideal memang penting bagi pembuahan dan kehamilan. Vitamin E membantu dalam menjaga dinding rahim ini2. Melindungi Lapisan Air Ketuban
Mengonsumsi vitamin E tidak hanya bermanfaat untuk kesuburan, tetapi juga bisa melindungi lapisan air ketuban dari kerusakan.Cara Mengonsumsi Tokovin untuk Program Hamil
Pada dewasa, umumnya tokovin diminum 1 kali sehari 1 kaplet. Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Tokovin:- Cholestyramine, colestipol, dan orlistat dapat mengganggu penyerapan vitamin E.
- Vitamin E dosis tinggi mempotensiasi aksi antikoagulan warfarin.
- Vitamin E dosis besar dapat mengganggu respons terhadap suplementasi zat besi.
- Hipertensi
- Kelelahan
- Mual
- Sakit kepala
- Penglihatan kabur
- Perut kembung
- Diare
- Sakit perut
Hal yang perlu Diperhatikan saat Mengonsumsi Tokovin untuk Program Hamil
Kandungan vitamin E suplemen tokovin sebenarnya juga bisa didapat secara alami dari makanan, yang tentunya lebih sehat bagi tubuh. Berikut contohnya:- Aneka minyak nabati
- Kuaci dan kacang-kacangan
- Buah-buahan seperti alpukat
- Sayur-sayuran seperti bayam, labu, brokoli









