Daftar isi
Dengan semakin berkembangnya jaman, manusia makin menyukai hal-hal yang praktis dan cepat. Meningkatnya berbagia tuntutan hidup membuat kita semakin memilih jalan pintas dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam memilih makanan. Makanan ultra proses hadir sebagai jawaban akan kebutuhan makan yang praktis, cepat, dan mudah dijangkau.
Namun, tahukah kamu kalau ada bahaya yang menyertai makanan ultra proses ini? Jadi bahaya apa saja yang dapat muncul dari konsumsi makanan ultra proses? Mari kita simak!
Apa itu Makanan Ultra Proses?
Sebelum memahami mengenai makanan ultra proses, kita harus memahami dulu mengenai makanan yang belum atau diproses secara minimal. Makanan jenis ini adalah makanan utuh yang hanya melewati pemrosesan minimal agar dapat dengan aman dikonsumsi manusia. Makanan jenis ini contohnya adalah makanan segar/mentah yang kemudian dimasak dengan dipanggang, direbus, atau dikeringkan sehingga aman dan mudah dicerna oleh tubuh. Makanan ultra proses adalah makanan yang sudah mengalami berbagai proses memasak dan penambahan bahan tambahan makanan. Beberapa produsen menambahkan berbagai bahan tambahan seperti garam, minyak, gula, pewarna makanan, dan pengawet. Biasanya, makanan ultra proses ini dibuat dari zat-zat yang diekstraksi dari makanan seperti lemak, tepung, gula, dan lemak terhidrogenasi. Makanan ultra proses biasanya juga ditambahkan pewarna dan penstabil rasa. Beberapa jenis makanan ultra proses adalah makanan beku, makanan cepat saji, biskuit, dan berbagai kudapan asin yang tersedia di supermarket atau pasar tradisional.Kandungan Makanan Ultra Proses
Data menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra proses semakin meningkat dari tahun ke tahun. Studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sebanyak 60% konsumsi makanan rumah tangga adalah makanan ultra proses. Setiap tahunnya produsen mengeluarkan berbagai makanan ultra proses baru dengan variasi yang berbeda-beda rasa dan kandungannya. Produk makanan ultra proses ini mengombinasikan lemak, gula, garam, dan perasa buatan. Kombinasi kandungan ini membuat makanan yang bersifat hyper-palatable. Makanan jenis ini memiliki cita rasa yang sangat enak, menyebabkan orang makan dengan berlebih bahkan dapat menyebabkan gangguan pada sistem reward dari otak. Makanan jenis ini juga dapat menyebabkan craving yang berlebihan. Bahaya lain dari makanan ultra proses adalah kandungan gula, garam, dan lemak yang tinggi. Kandungan garam dan lemak yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi dan serangan jantung. Kandungan gula yang tinggi juga dapat memicu terjadinya diabetes melitus. Faktor lain yang juga penting adalah adanya zat aditif yang dapat memicu berbagai penyakit yang berbahaya. Selain itu, makanan ultra proses cenderung memiliki nilai gizi yang rendah karena dibuat dari ekstrak makanan dan bukan makanan itu sendiri.Contoh Makanan Ultra Proses
Berikut beberapa contoh makanan ultra proses- Sosis
- Minuman berkarbonasi
- Nugget
- Biskuit










