Apa Itu BMR?
BMR adalah kalori yang dipakai tubuh dalam keadaan diam. Jadi, meski kita diam sekali pun, tubuh tetap memakai energi, utamanya untuk menjalankan fungsi vital tubuh seperti bernapas, mencerna makanan, dan mengalirkan darah.Cara Menghitung BMR
Terdapat beberapa cara menghitung BMR, yaitu:a. Persamaan Mifflin-St. Jeor
- Pria: 10 × berat (dalam kilogram) + 6,25 × tinggi (dalam cm) – 5 × usia (dalam tahun) + 5
- Wanita: 10 × berat (dalam kilogram) + 6,25 × tinggi (dalam cm) – 5 × usia (dalam tahun) – 161
b. Rumus Harris-Benedict
- Pria = 66 + (13,7 x berat badan (kg)) + (5 x tinggi badan (cm)) – (6,78 x usia (tahun)).
- Perempuan = 655 + (9,6 x berat badan (kg)) + (1,8 x tinggi badan (cm)) – (4,7 x usia (tahun)).
Apa saja yang Memengaruhi BMR?
Terdapat faktor internal dan eksternal yang memengaruhi BMR, yaitu: Disclaimer: Ada beberapa faktor yang memengaruhi BMR, namun tidak bisa terukur. Oleh sebab itu, rumus BMR yang dipakai di sesi sebelumnya adalah estimasi perhitungan menggunakan faktor yang dapat dihitung.a. Faktor Internal
- Genetik
- Usia
- Tinggi badan
- Berat badan
- Komposisi tubuh (lemak dan otot, otot membuat metabolisme lebih cepat)
- Masa pertumbuhan (anak-anak punya BMR lebih tinggi karena sedang masa pertumbuhan)
- Hormon (ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi metabolisme tubuh)
- Sakit (BMR akan lebih tinggi)
b. Faktor Eksternal
- Makanan (zat gizi yang dikonsumsi)
- Suhu lingkungan (semakin rendah/tinggi suhu atau dingin/panasnya lingkungan, BMR akan lebih tinggi)
- Level aktivitas fisik, misalnya orang yang rajin latihan kekuatan, ototnya akan lebih banyak
- Pola makan, makan di bawah BMR akan berbahaya untuk kesehatan
- Medikasi
- Kekurangan zat gizi, misalnya Yodium memengaruhi metabolisme karena berhubungan dengan hormon tiroid
