Apa itu Obat Penahan Nafsu Makan?
Obat penahan nafsu makan adalah obat yang dikonsumsi dengan tujuan untuk mengontrol nafsu makan sehingga orang tersebut tidak berkeinginan untuk makan. Obat ini cenderung digunakan pada orang yang ingin menurunkan berat badan.Berbagai Obat Penahan Nafsu Makan
Banyak obat penahan nafsu makan yang beredar di pasaran, akan tetapi semuanya perlu rekomendasi dokter untuk mengonsumsinya. Efek samping berbeda tiap obat juga perlu diperhatikan. Berikut adalah berbagai obat penahan nafsu makan:a. Diethylpropion
Diethylpropion adalah obat yang mungkin bekerja dengan mengurangi nafsu makan dan meningkatkan jumlah energi yang digunakan oleh tubuh dengan mempengaruhi bagian-bagian tertentu dari otak. Obat ini merupakan penekan nafsu makan dan termasuk dalam kelas obat yang disebut amina simpatomimetik. Diethylpropion adalah obat yang biasanya digunakan hanya beberapa minggu. Obat ini tidak boleh digunakan dengan obat penekan nafsu makan lainnya. Terdapat efek samping serius yang meningkat karena penggunaan lebih lama serta penggunaan obat yang bersamaan dengan obat diet lainnya. Obat ini dapat menyebabkan reaksi seperti depresi dan kelelahan yang parah jika tiba-tiba berhenti menggunakan obat ini. Penggunaannya harus sesuai indikasi dan di bawah pengawasan dokter.b. Phentermine
Phentermine diketahui merupakan obat penahan nafsu makan dan dapat meningkatkan jumlah energi yang digunakan oleh tubuh. Meski dapat menurunkan berat badan, obat ini dapat menimbulkan berbagai efek samping, di antaranya:- Gangguan pencernaan, misalnya diare, konstipasi, mual, dan muntah
- Insomnia
- Sakit kepala
- Kesemutan
- Tremor atau tubuh gemetaran
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Jantung berdebar
- Peningkatan tekanan darah
c. Qysmia: Kombinasi Phentermine dan Topiramate
Qysmia adalah obat penurun berat badan yang merupakan kombinasi dari obat phentermine dan topiramate. Cara kerja obat ini adalah dengan mengurangi nafsu makan. Qysmia dapat menimbulkan efek samping berupa:- Tangan dan kaki kesemutan
- Pusing maupun sakit kepala
- Insomnia
- Konstipasi
- Mulut kering, dysgeusia (gangguan indra perasa)
- Gangguan mata
- Jantung berdebar
- Risiko cacat lahir, bila dikonsumsi ibu hamil
