Apa Itu Metode Amenore Laktasi?
Metode Amenore Laktasi (MAL) adalah metode kontrasepsi alami melalui dukungan kepada ibu untuk menyusui bayinya secara adekuat (optimal) untuk menjarakkan kehamilan. Menyusui tanpa memberikan makanan tambahan dapat menunda kembalinya kesuburan dan periode menstruasi. Hal ini merupakan perlindungan fisiologis (alamiah) terhadap kehamilan. Selama aktif menyusui, hormon prolaktin (hormon yang bertugas merangsang produksi ASI pada tubuh ibu) dihasilkan. Pelepasan hormon prolaktin ini dapat menekan produksi hormon GnRH/LH, sehingga proses ovulasi (pengeluaran sel telur) akan terhambat.Bagaimana Cara Menerapkan Metode Amenore Laktasi?
Metode amenore laktasi merupakan metode kontrasepsi yang aman dan dapat diterapkan oleh hampir seluruh ibu. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dan dapat dilanjutkan hingga usia 2 tahun diiringi dengan pemberian makanan tambahan pendamping ASI. Namun, menurut American Academy of Pediatric (AAP), pada ibu dan bayi dengan kondisi medis tertentu tidak disarankan menggunakan metode amenore laktasi. Beberapa kondisi medis tersebut diantaranya yaitu:- Penyakit menular seksual, termasuk HIV
- Tuberkulosis aktif yang tidak diobati
- Varicella
- Influenza H1N1
- Virus limfotik sel-T tipe I dan II
- Lesi (luka) herpes simpleks pada payudara
- Bayi dengan galaktosemia klasik tidak boleh disusui
Apa Kelebihan dan Kekurangan Metode Amenore Laktasi?
a. Kelebihan
- Tidak memiliki efek samping
- Tidak memerlukan biaya
- Tidak memengaruhi regulasi hormon dalam tubuh
- Dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan
- Membantu menurunkan berat badan setelah melahirkan
- Membantu mencegah risiko kanker payudara dan ovarium.
b. Kekurangan
- Tidak dapat melindungi dari penyakit menular seksual
- Hanya dapat diterapkan selama 6 bulan pertama postpartum (setelah melahirkan)
- Dapat mengurangi lubrikasi (cairan pelumas) vagina
- Tidak dapat diterapkan pada ibu dan bayi dengan kondisi medis tertentu (HIV, TB, galaktosemia, dll.)
Apakah Metode Amenore Laktasi Efektif?
Metode amenore laktasi merupakan salah satu metode yang masuk dalam daftar kontrasepsi menurut World Health Organization (WHO) dengan efektivitas mencapai 98% apabila diterapkan sesuai pedoman. Metode amenore laktasi dapat efektif digunakan sebagai metode kontrasepsi apabila tiga kriteria berikut terpenuhi, yaitu:- Ibu masih dalam keadaan amenore (tidak menstruasi)
- Menyusui secara direct breastfeeding (bayi menyusu secara langsung ke payudara ibu), melalui kedua payudara ibu secara bergantian.
- Menyusui bayi tiap 4 jam sekali pada siang hari dan tiap 6 jam sekali pada malam hari. Jeda menyusui lebih dari rekomendasi waktu tersebut, dapat mengurangi efektifitas metode ini.
- Selama <6 bulan postpartum
