Apa Itu Cuka Apel?
Sederhananya, cuka apel adalah cuka yang terbuat dari apel yang dihancurkan, ragi, dan gula. Cuka ini banyak dipakai oleh orang-orang untuk melawan bakteri demi mencegah terjadinya heartburn. Cuka apel dibuat dengan metode bernama fermentasi.Kandungan Cuka Apel
Dikutip dari fatsecret, berikut kandungan cuka apel (100 gram):- Energi: 21 kkal
- Protein: 0 gram
- Lemak: 0 gram
- Karbohidrat: 0,93 gram
- Natrium: 5 mg
- Kalium: 73 mg
- Gula: 0,4 gram
Jenis-Jenis Cuka Apel
Berikut beberapa jenis cuka apel.- Apple Cider Vinegar with The Mother (paling umum)
- Filtered Apple Cider Vinegar (tidak ada mother karena difilter)
- Unfiltered Apple Cider Vinegar (sangat keruh)
- Unpasteurised Apple Cider Vinegar (tidak dipasteurisasi)
- Organic Apple Cider Vinegar (tidak ada zat kimia)
- Raw Apple Cider Vinegar (tidak diproses sama sekali, termasuk pasteurisasi, filtrasi, atau penambahan zat kimia)
Manfaat Cuka Apel
Manfaat cuka apel ada banyak, berikut beberapa manfaatnyaa. Menurunkan Berat Badan
Menurut sebuah penelitian tahun 2019 pada pasien diabetes yang meminum 20 ml cuka apel pada 200 ml air sebelum tidur selama 30 hari. Sampel penelitian mengalami pengurangan IMT. Pengurangan IMT = pengurangan berat badan, tetapi belum tentu untuk penurunan kadar lemak tubuh. Manfaat cuka apel untuk menurunkan berat badan bisa dicapai jika memenuhi prinsip defisit kalori. Sebagai tambahan, cuka apel dapat mengurangi nafsu makan, sehingga cocok untuk orang yang ingin menurunkan berat badan.b. Menurunkan Kadar Gula Darah
Menurut sebuah penelitian tahun 2019 pada pasien diabetes yang meminum 20 ml cuka apel pada 200 ml air sebelum tidur selama 30 hari. Terdapat penurunan kadar gula darah setelah konsumsi cuka apel selama 30 hari. Dengan kata lain, manfaat cuka apel adalah menurunkan kadar gula darah.c. Bermanfaat untuk Gigi
Menurut penelitian yang diterbitkan di UNIMUS, asam cuka apel bisa berguna untuk kesehatan gigi karena ada sifat anti bakteri dan anti jamur.d. Mengurangi Lingkar Tubuh
Menurut penelitian pada tahun 2018 yang diterbitkan di sciencedirect, grup sampel yang diberikan cuka apel mengalami pengurangan WHR (waist to hip ratio).e. Meningkatkan Kadar HDL
Menurut penelitian pada tahun 2018 yang diterbitkan di sciencedirect, grup sampel yang diberikan cuka apel mengalami peningkatan kadar HDL. Tetapi, hanya sampel yang berstatus obesitas dan kelebihan berat badan yang mengalaminya.Efek Samping Cuka Apel
a. Proses Pengosongan Lambung Melambat
Proses pengosongan lambung melambat, sehingga penyerapan zat gizi menjadi lambat adalah salah satu efek samping cuka apel. Hal ini berbahaya untuk kondisi gastroparesis, sebuah kondisi yang lumrah dialami penderita diabetes. Gastroparesis adalah kondisi dimana saraf pada lambung tidak bekerja dengan baik, sehingga makanan berada di lambung terlalu lama dan tidak terjadi pengosongan dengan kecepatan yang normal. Dalam kondisi sehat, pengosongan perut melambat bisa menjadi keuntungan karena rasa kenyang akan terasa lebih lama.b. Menurunkan Nafsu Makan
Asam asetat pada cuka apel dapat menurunkan nafsu makan. Hal ini mungkin baik untukmu yang ingin menurunkan berat badan. Tapi untuk yang menaikkan berat badan? Justru kebalikannya.c. Mengikis Email Gigi
Kandungan asam asetat pada cuka apel dapat mengikis email gigi dalam jangka panjang.d. Sakit Tenggorokan
Asam asetat pada cuka apel dapat menyebabkan sakit tenggorokan (rasa terbakar).e. Berinteraksi dengan Obat
Cuka apel dapat berinteraksi dengan obat seperti:- Obat diabetes
- Digoxin
- Diuretik
