Mengenal Luka Gangren
Gangren merujuk pada istilah kematian jaringan tubuh akibat kurangnya aliran darah atau terjadinya infeksi bakteri yang berat. Luka gangren paling banyak terjadi pada tangan dan kaki, terutama jari-jemari. Pada kasus yang lebih jarang, luka gangren dapat terjadi pada otot dan organ dalam tubuh. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang dapat menderita luka gangren. Kondisi utama adalah penyakit yang menimbulkan gangguan pada aliran darah seperti diabetes melitus dan aterosklerosis. Diabetes melitus yang terjadi dalam waktu belasan hingga puluhan tahun dapat merusak aliran darah sehingga memudahkan seseorang terkena gangren. Aterosklerosis adalah sebuah penyakit yang dicirikan dengan penumpukan kolesterol pada pembuluh darah. Penumpukan kolesterol ini menghambat aliran darah dan mempermudah seseorang menderita luka gangren.Penyebab Luka Gangren
1. Buruknya Aliran Darah
Darah menyediakan oksigen dan zat gizi bagi sel dan jaringan. Tanpa aliran darah yang lancar, sel dan jaringan akan mati. Gangren mudah sekali terjadi pada pasien yang menderita penyakit terkait aliran darah seperti diabetes melitus dan aterosklerosis.2. Infeksi
Infeksi bakteri yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan luka gangren. Bakteri berkembang secara cepat dan menimbulkan kematian sel dan jaringan.3. Luka Terbuka
Luka tembak atau luka akibat kecelakaan lalu lintas dapat menimbulkan luka terbuka. Luka terbuka membuat bakteri dapat masuk ke tubuh. Jika tidak ditangani dengan baik maka luka gangren dapat terjadi.Gejala Luka Gangren
Luka gangren pada permukaan tubuh akan terlihat pertama kali di kulit. Gejalanya adalah sebagai berikut :- Perubahan pada warna kulit yang bervariasi. Dapat dimulai dari warna abu-abu, biru, ungu, hitam, serta kemerahan
- Bengkak pada area yang terdampak
- Muncul bulla (kantung berisi cairan) pada kulit
- Nyeri yang berat disertai dengan rasa kebas pada area yang terdampak
- Terdapat luka terbuka yang berbau busuk
- Kaki atau tangan yang terdampak terasa dingin jika teraba
- Tekanan darah rendah
- Demam
- Dada berdebar
- Sesak
- Kebingungan
