Pengertian Lendir Serviks
Lendir serviks adalah cairan yang diproduksi oleh serviks. Cairan ini diproduksi oleh serviks dengan konsistensi, volume, dan warna yang berbeda sepanjang siklus menstruasi. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh hormon reproduksi di tubuh kita. Perubahan lendir serviks dapat membantu kita untuk mengetahui kapan kita memasuki masa subur.Fungsi Lendir Serviks
Lendir serviks memiliki dua fungsi utama sepanjang siklus menstruasi wanita. Fungsi yang pertama adalah untuk membantu sperma bergerak di sepanjang serviks agar dapat membuahi sel telur selama masa ovulasi. Sedangkan fungsi kedua justru sebaliknya, yaitu mencegah sperma atau benda asing lain masuk ke dalam serviks. Dua fungsi tersebut tergantung dari waktu lendir serviks diproduksi.Perubahan Lendir Serviks Selama Periode Menstruasi
Konsistensi lendir serviks berubah-ubah sepanjang siklus menstruasi. Perubahan lendir serviks terjadi karena pengaruh hormon estrogen dan progesteron. Sebelum ovulasi terjadi, hormon estrogen meningkat dan menyebabkan lendir serviks berubah menjadi lebih licin dan elastis. Setelah ovulasi, hormon estrogen menurun dan hormon progesteron meningkat. Peningkatan hormon progesteron ini berfungsi untuk membantu implantasi sel telur jika pembuahan terjadi, namun juga menyebabkan lendir serviks menjadi kering. Mayoritas wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari, biasanya mengalami ovulasi pada hari ke 14. Perubahan konsistensi lendir serviks umumnya mengikuti pola berikut:- Hari ke 1-4 setelah menstruasi selesai: kering atau lengket, berwarna putih atau kekuningan
- Hari ke 4-6: lengket, sedikit lembab, berwarna putih
- Hari ke 7-9: creamy, konsistensi seperti yogurt
- Hari ke 10-14: elastis, licin, dan basah, konsistensi seperti putih telur mentah
- Hari ke 14-28: kering, hingga periode menstruasi selanjutnya dimulai
Lendir Serviks Sebagai Prediktor Kesuburan
Lendir serviks memainkan peran penting dalam proses konsepsi. Hormon estrogen mencapai puncaknya sesaat sebelum ovulasi. Hal ini menyebabkan lendir serviks berubah dari konsistensi yang lengket seperti pasta atau yogurt, berubah menjadi lebih licin dan elastis seperti putih telur. Konsistensi lendir serviks yang licin dan elastis, berfungsi untuk membantu sperma masuk dari vagina hingga ke rahim dan bertemu dengan sel telur. Jika kamu dan pasangan berhubungan seksual di masa ini, maka kesempatan untuk hamil menjadi lebih besar.Faktor Yang Dapat Memengaruhi Lendir Serviks
Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi jumlah dan wujud lendir serviks, faktor-faktor tersebut diantaranya, yaitu:- Menyusui
- Lubrikasi seksual
- Kontrasepsi hormonal
- Infeksi menular seksual
- Infeksi vagina akibat jamur atau bakteri
- Operasi pada serviks
- Obat-obatan
- Stres dan makanan
