Apa itu Conjugated Linoleic Acid ?
Conjugated Linoleic Acid (CLA) adalah asam lemak omega-6 yang dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan kebugaran. Jenis asam lemak tak jenuh ganda ini bekerja dengan cara mengurangi timbunan lemak tubuh dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Selain dalam bentuk suplemen, senyawa ini ditemukan secara alami dalam produk susu dan olahannya, serta daging hewan pemakan rumput, seperti sapi, kambing, atau domba.Manfaat Conjugated Linoleic Acid secara Umum
Beberapa manfaat Conjugated Linoleic Acid untuk kesehatan, antara lain:1. Meningkatkan Massa Otot
CLA dapat meningkatkan penguraian lemak tubuh dan mendukung pembentukan energi. Dengan adanya sumber energi yang lebih efisien. Manfaat CLA dalam pembentukan massa otot lebih maksimal jika suplemen CLA dipakai bersamaan dengan aktivitas olahraga.2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
CLA memiliki sifat antiinflamasi, yang dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Kadarnya yang terlalu tinggi bisa terjadi akibat peradangan kronis pada pembuluh darah dalam tubuh. Dengan mengurangi peradangan, CLA dapat membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Hal ini bisa mendukung kelancaran dan distribusi aliran darah, sehingga dapat mencegah tekanan darah tinggi.3. Menjaga Kesehatan Jantung
Conjugated linoleic acid dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). Dengan menurunkan kadar kolesterol, CLA dapat berkontribusi pada kesehatan jantung. Selain itu, CLA juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Jenis kolesterol ini bekerja dengan membantu membersihkan arteri dari kolesterol yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.4. Menjaga Kesehatan Tulang
CLA dapat mendukung penyerapan kalsium dalam tubuh. Kalsium sendiri merupakan mineral penting untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang. Dengan meningkatkan penyerapan kalsium, CLA dapat membantu memastikan ketersediaan kalsium untuk proses pembentukan tulang.5. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Conjugated linoleic acid (CLA) memiliki sifat antiinflamasi yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, memperkuat respons kekebalan terhadap infeksi. Selain itu, CLA dapat merangsang produksi sel T-helper, memodulasi produksi sitokin, dan meningkatkan aktivitas makrofag, yang semuanya berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh terhadap patogen. Efek antioksidan CLA juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif, mengoptimalkan fungsi sel-sel imun tubuh. Proses tersebut yang mampu mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.6. Menurunkan Risiko Diabetes
CLA mampu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh menjadi lebih efektif dalam menggunakan insulin guna mengatur kadar gula darah. Hal ini dapat membantu mencegah perkembangan resistensi insulin yang merupakan faktor risiko utama diabetes tipe 2.Conjugated Linoleic Acid untuk Menurunkan Berat Badan
Conjugated linoleic acid dapat meningkatkan pembakaran lemak dan menekan rasa lapar, sehingga mampu menurunkan berat badan. Pemecahan lemak oleh CLA diidentifikasi sebagai faktor yang berpotensi membantu mengurangi jumlah lemak tubuh. Dengan mengonsumsi suplemen ini, CLA bisa membantu manajemen berat badan. Penelitian mengatakan, bahwa CLA berperan besar dalam memecah lemak dalam tubuh. Tapi penelitian lainnya menunjukkan bahwa perubahan kadar lemak atau berat badan pada mereka yang mengonsumsi suplemen CLA tidak cukup signifikan. Oleh karena itu, manfaat conjugated linoleic acid untuk menurunkan berat badan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.Efek Samping dari Conjugated Linoleic Acid
Conjugated Linoleic Acid cenderung aman jika dikonsumsi dalam bentuk makanan maupun suplemen, asalkan tidak melebihi dosis yang disarankan. Namun, sama seperti obat pada umumnya, penggunaan CLA dapat menimbulkan efek samping. Akan tetapi, reaksinya bisa jadi berbeda-beda, tergantung dari dosis obat, usia, dan daya tahan tubuh masing-masing orang. Sejumlah efek samping Conjugated Linoleic Acid yang mungkin terjadi antara lain:- Sakit perut;
- Diare;
- Mual;
- Kelelahan;
- Sakit kepala;
- Sakit punggung;
- Peningkatan risiko perdarahan.
- Ruam;
- Gatal atau bengkak (terutama di wajah, lidah, atau tenggorokan);
- Pusing parah;
- Kesulitan bernapas.
