Apakah saat Diet untuk Menurunkan Berat Badan, Kita Tidak Boleh Makan Nasi?
Inti keberhasilan program diet untuk menurunkan berat badan adalah melalui defisit kalori. Defisit kalori adalah saat kalori yang kita konsumsi, kurang dari total kebutuhan kalori harian. Untuk mengetahui kebutuhan kalori harian dan berapa kalori yang dibakar, kamu perlu mengetahui Basal Metabolic Rate (BMR) dan Total Daily Energy Expenditure (TDEE). Basal Metabolic Rate (BMR) adalah kecepatan metabolisme tubuh pada keadaan diam, sedangkan Total Daily Energy Expenditure (TDEE) adalah total kalori yang dibakar oleh tubuh kita dalam periode 24 jam. Saat diet, kita tetap boleh makan nasi kok, tapi yang perlu diperhatikan adalah porsi nasi yang kita konsumsi tetap harus memenuhi aturan defisit kalori untuk menurunkan berat badan. Selain nasi, ada banyak sumber karbohidrat lain yang lebih direkomendasikan untuk program diet, yaitu karbohidrat kompleks.Apa Itu Karbohidrat Kompleks?
Karbohidrat dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Kedua jenis karbohidrat ini memiliki perbedaan dari segi struktur kimiawinya. Karbohidrat kompleks memiliki rantai molekul gula yang lebih panjang dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Tubuh kita akan mengonversi molekul-molekul gula ini menjadi glukosa, yang digunakan untuk sumber energi. Rantai molekul yang lebih panjang ini, menyebabkan karbohidrat kompleks membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diurai dan dapat menghasilkan energi yang lebih lama pula, jika dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Karena kelebihannya tersebut, karbohidrat kompleks lebih direkomendasikan bagi kamu yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Selain itu, karbohidrat kompleks juga mengandung tinggi serat, mineral, dan vitamin yang sangat penting untuk tubuh. Kandungan zat gizi dalam karbohidrat kompleks juga dapat menjadi sumber energi, mengatasi rasa lelah melawan penyakit, dan mengendalikan berat badan.Apa Saja Alternatif Karbohidrat Pengganti Nasi Untuk Diet?
Agar program diet untuk menurunkan berat badan berhasil, asupan karbohidrat sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks yang lebih sehat. Beberapa alternatif karbohidrat yang dapat menjadi pengganti nasi misalnya:- Nasi merah
- Jelai
- Gandum
- Quinoa
- Bulgur
- Kentang
- Ubi
- Jagung
- Membantu kenyang lebih lama dan menjaga kestabilan gula darah
- Memiliki kandungan zat gizi yang lebih banyak
- Meningkatkan kesehatan pencernaan
- Membantu mengendalikan dan menurunkan berat badan
- Baik untuk jantung
